Bacalah

Learning is forever

RSS Feed

Going where this year?

Monthly Archives: April 2012

Sinergi Idoling dan Titah Ibu

2 Comments

Kemaren minggu, tiba2 saya ditanya sama ibu saya, “Le kowe ki kerjo po?”. Sebelumnya buat yg belum tau, sudah 2 bulan ini saya nyambi di internet center di kampus fakultas saya jadi semacam tukang ngeprint, tukang ngopi file, sama nggembok pintu kalo tutup.

Saya menjawab, “Iyo”. Dan ibu saya menyahut, “Mbok rasah kerjo disik. Kuliah e dirampungne disik”. Saya pun spontan, “Sedino aku neng kono mung 4 jam thok kok”.

“Nek misale kerjo ngganggu kuliah mbok rasah kerjo disik, skripsine dirampungke disik mas”. Nah mendengar kata2 ini saya jadi agak malu. Yg mengganggu skripsi dan kuliah saya selama ini sebenarnya bukan kerjaan saya ini, tetapi memang saya nya yg males, tiap di rumah cuma nonton film sama video konser thok sampe malem. Alhasil paginya bangun telat. Ke Batan juga udah siang, disana cuma bingung, dan akhirnya gak ada perkembangan.

Saya jadi malu sama janji yg udah saya buat awal tahun kemaren. Rencana saya, akhir April HMI saya udah harus jadi, padahal ini sudah tanggal 30 jam 19.00. Sebentar lagi tanggal 1 Mei dan saya masih belum bergerak ngerjain HMI.

Hobi idoling, emang bisa menghilangkan stress, tapi kalo tidak terkontrol ya kayak gini, kuliah terbengkalai, dan akhirnya disuruh ibu ngrampungne skripsi. Sekarang bagaimana cara agar hobi ngidol bisa sinkron dengan kegiatan akademik.

Semoga masih bisa nyandak lah untuk tahun ini.

Sekian.

Filed under Kuliah, Musik, My thoughts
Apr 30, 2012

WordPress Anda ke Deface?

6 Comments

Beberapa hari yg lalu, ada dua kandang punya teman yg kena deface. Yaitu kandang punya Iwak dan Asri.

Nah waktu itu saya jadi inget, di tahun pertama kandang saya ini, saya juga pernah kena depes, tapi waktu itu gara2 kecerobohan saya masang root shell di kandang saya ini. Soalnya kalo di web UGM kan ada beberapa fitur PHP yg dimatikan, nah karena dasarnya saya penasaran, saya aplot deh di hostingan kandang. Bodohnya lagi, file root shell itu juga masih saya namain locus.php. Dan hasilnya kalo dicari pake mesin pencari root shell, kandang saya bisa dibukak dengan mudah.

Dan juga dasarnya saking cupunya saya waktu itu, saya mbenerinnya bingung. index.php nya wp-admin juga ikut kedepes soalnya. Akhirnya database saya drop semua, dan wordpressnya saya install ulang, postnya saya masukin satu persatu lagi. Makanya bisa dilihat di archives saya, pada bulan Juni 2010 ada 27 post, yg mana sangat tidak mungkin dilakukan oleh saya pada saat itu. hehehehe.

Kembali ke kandang nya temen yg barusan kena. Jadi saya ditwit sama Iwak, gimana caranya ngembaliin si kandang ke wujudnya semula.

Saya sebelumnya juga sempet baca2, pada dasarnya depes itu adalah murni kerjaan seekor lamer. Lamer ini cuma ngerubah index.php menjadi halaman yg menunjukkan bahwa dia sudah berhasil menguasai suatu web. Si lamer ini jarang yg bisa ngutek2 sistem sampai merusaknya. Ya memang sih ada beberapa perkecualian, ada beberapa defacer juga yg sebenarnya sudah pinter dan bisa menggunakan web yg berhasil dibobolnya untuk tujuan yg lebih mengerikan lagi. Tapi kayaknya bukan itu yg terjadi pada kandangnya Iwak, soalnya wp-admin nya gak ikut kedepes.

Waktu itu dicek di cpanel, di folder www nya emang index.php nya udah dirubah, plus ada root shell merk redshell.php. Nah kalo cuma kayak gini gak perlu sampai ngedrop database sama install ulang segala kayak yg saya lakukan 2 tahun lalu.

Cukup hapus index.php, trus bikin index.php lagi dengan isi kayak gini

http://phpxref.ftwr.co.uk/wordpress/index.php.source.txt

Kalopun index.php nya wp-admin juga ikut kena depes, ganti aja dengan yg kayak gini

http://phpxref.ftwr.co.uk/wordpress/wp-admin/index.php.source.txt

Trus jangan lupa shell yg dipake sama si lamer juga harus dihapus. Cari aja biasanya yg namanya aneh2 tapi kita merasa gak pernah aplot.

Jadi kalo semisal web, anda kena depes, terutama yg pake wordpress, jangan panik dulu, lakukan langkah pencegahan dengan jangan nginstall plugins sembarangan, selalu update ke versi wordpress yg terbaru. Dan apabila ternyata yg nyerang anda adalah seorang maniak yg sangat berpengalaman, serahkan semuanya pada ahlinya, biasanya perusahaanb hosting punya teknisi yg ngerti soal ginian.

Dan apabila ada yg mau menambahkan, silahkan tulis di form comment ya! Terima kasih! 😀

Filed under Web
Apr 26, 2012

BBM Naik? Dilematis Je.

6 Comments

Kemaren, pemerintah (Pak SBY dkk), berencana mau menaikkan harga Bahan Bakar Minyak alias BBM. Dan ternyata rakyat (atau yg menganggap diri mewakili rakyat) banyak yg gak setuju. Ya temen2 tahulah siapa mereka dan apa yg mereka lakukan.

Banyak juga pihak2 yg setuju dengan menaikkan harga BBM. Karena memang BBM itu sangat tidak renewable, harus ada gantinya. Memang sih tidak bisa serempak dan simsalabim begitu saja. Ada yg mengusulkan listrik (oke saya setuju), ada yg mengusulkan pokoknya BBM hanya utk transportasi umum atau transportasi yg tidak bisa ditenagai oleh manusia, oke saya setuju.

Tapi ada juga yg usul BBM diganti BBG alias Bahan Bakar Gas, termasuk beberapa orang yg katanya ahli dari fakultas sebelah di kampus saya. Katanya BBG ini lebih hemat, murah, dan ramah lingkungan. Tapi gas alam itu sama sekali tidak bisa diperbaharui. Kecuali emang kalo biogas sih.

Gaya hidup jaman sekarang yg semuanya serba motorized juga susah untuk membiasakan kembali nyepeda dan ngebis. Ya mungkin orang2 juga khawatir mungkin kalo jatah subsidi BBM itu dimanfaatkan sama pihak atas untuk hal yg enggak2.

Tapi ini semua bagai buah simalakama. Jadi kalo BBM nggak naik dan sama sekali gak ada konversi, cadangan minyak dunia pasti cepet habis, dan besok orang2 bakal kelabakan kalo minyak bener2 habis, orang2 yg diatas juga tetep bisa menikmati jatah bensin buat pak tani. Tapi kalo BBM naik, orang2 yg diatas pasti juga tetep kecipratan alokasi dana itu.

Idealnya memang seperti ini, BBM naik, konversi sumber bahan bakar ke yg lebih bisa diperbaharui, subsidi hanya benar2 untuk mereka yg tidak punya rumah dan makan dua hari sekali, pajak untuk orang kaya dinaikkan sampe 200% (orang kaya disini jelas termasuk para anggota dewan yg terhormat itu lho), dan transportasi umum diperbaiki.

Jadi kayak mau kampanye aja nih, tapi yah mau gimana lagi, cuma ini yg bisa saya pikirkan. Pokoknya kalo menurut saya, BBM itu sama sekali harus dipangkas untuk kegiatan2 yg dimana BBM tidak bisa digantikan saja deh. Kalo cuma untuk takbiran, gegenen, ngobong uwuh, dan hal2 lain, seharusnya orang juga bisa menemukan cara yg lebih baik, jaman mbah Adam dulu masak air juga gak pake lengo mambu kok.

Sebagai penutup, saya sama sekali bukan antek SBY , saya cuma seorang AKB fans. :3

Filed under My thoughts
Apr 23, 2012

Latihan Nulis Huruf Hiragana

5 Comments

Ya emang sih baru hiragana, dan cuma happy birthday thok. Tapi semoga bisa berkembang ke kana2 yg lain sama kanjinya sekalian juga.

Filed under My dream, My thoughts
Apr 21, 2012

Why I Can Survive in that Jungle without A Smartphone

12 Comments

2 weeks ago, me and my friends going to a little trip in Bandung. We were competing in a PLC Programming Contest. My team was failed in that contest, but we were having fun in the Flower city. 😀

The Contest was start at Monday, but we went to Bandung in Saturday afternoon. There was one day free. So I decided to go to Jakarta to meet my friends and watching JKT48 performance at Manggarai.

I go to Jakarta by myself. I never going alone to Jakarta. But I am not fear, although I didnt have any smartphone. Because I have these things.

Me, my father, and my grandfather before me was survived in that Jakarta Jungle with these stuffs (for my grandfather, its excluding the mobile phone).

Apr 20, 2012

RUN RUN RUN

2 Comments

きっと 待ってる
駅前のロータリー
いつもの停留所
時計見ながら
彼はその答えを
人混みに探すだろう

ラブレター
手渡され
「気持ち 聞かせてくれ」
と言った

走れ!私
全速力で
渋滞したバスから降りたら
走れ!私
愛のために
道を渡って
青春が息をする

恋は いつでも
予想外のこと
まさかの連続ね
待たせるよりも
待たされる方が
どんなにか楽なのに・・・

気持ちなら
決まってる
「私でよかったら・・・」
と言おう

風のように
飛んで行きたい
この場所から
あなたの下(もと)へと・・・
風のように
一直線に
もどかしいほど
愛しさが脈を打つ

走れ!私
全速力で
渋滞したバスから降りたら
走れ!私
愛のために
道を渡って
青春が息をする

Without a doubt I’m waiting
By the rotary in front of the train station
As I habitually look at the clock
At the train stop,
I look for his answer
Among the crowd

I handed over
A love letter
That said,
“Please listen to my feelings”

I run!
At full speed
When I get off of this congested bus
I run!
For the sake of love,
I cross the road
And take a breath of youth

Love always
Is an unexpected thing
Continuously unexpected, right?
Even though it’s easier
To make it wait
Than to have to wait for it…

This feeling
Is decided on
I should say,
“If it’s okay to be with me…”

Like the wind,
I want to fly
From this place
Under your influence
Like the wind,
In a straight line
Affection strikes a pulse
To the point of impatience

I run!
At full speed
When I get off of this congested bus
I run!
For the sake of love,
I cross the road
And take a breath of youth

Filed under My dream, My thoughts
Apr 19, 2012

Kalkulus yang Aneh

7 Comments

Kemarin kan ceritanya saya ujian Kalkulus. Saya nekat mengambil mata kuliah yg mistis ini karena kan barusan terjadi perubahan kurikulum di Elins. Jadi mungkin saja topik2 yg tidak relevan dengan Elins akan dihilangkan, terutama di Kalkulus ini. Sehingga nilai saya yg sebelumnya najis bisa berubah menjadi lebih beradab. Ternyata masih ada beberapa makhluk aneh yg bercokol di soal.

Lihat saja soal nomer 2, sepanjang hampir 4 tahun kuliah di Elins, saya belum pernah menemukan topik Elektronika, Instrumentasi, maupun Komputer yg menggunakan limit. Trus soal nomer 5, walaupun juga muncul di Analisis Pengukuran Fisis dan Metode Pengukuran, tapi kayaknya jarang banget kepake yg namanya sin cos tan, sama ln yg dibaca len itu.

Padahal harapan saya, Kalkulus itu bisa menjadi dasar kita buat misalnya menghitung skala pembacaan dan komponen untuk periferal ADC, untuk menghitung error dengan CRC, kalkulasi timer dan counter, dan topik matematis lain yg lebih berguna di Elins

Ya sebenernya ini cuma curhat aja sih, kalo ada yg berpikiran berbeda, monggo silahkan komen saja. Arigato gozaimasu!

Filed under Kuliah
Apr 18, 2012

Acadia fail? Nikko will always waiting you!

6 Comments

Liat tagline blog saya diatas? Tampaknya saya akan segera merubahnya. Setelah saya research lebih lanjut, untuk sampai ke Acadia National Park dengan biaya sendiri, butuh paling enggak $ 2000, itu aja sudah yg paling ngere dan mbekpeker yg pernah saya bayangkan, soalnya duit segitu cuma habis buat terbang ke NY city. Harapan untuk pergi gratis pun juga tinggal harapan, soalnya program kursus Inggris di US itu hanya bisa diikuti oleh para makhluk ber IPK dewa.

Tapi dalam hati, saya juga masih bermimpi untuk merasakan Spring-Autumn leaves that downfall. Dan setelah saya research lagi, ada solusi setengah harga untuk masalah autumn complex saya. Yaitu Nikko national park.

nikko

terletak masih di belahan bumi yg sama, juga terletak di pulau yg sama dengan Akibahara. Sekali dayung satu pulau full terlampaui. hehehe. Maka sekarang yg harus saya lakukan, perbanyak baca itenari2 dan catper2 dari berbagai sumber, terutama catper ngere dan bonek yg ada. Lalu belajar segala kana, entah hiragana, katakana, dan kana2 yg lain. Belajar bahasanya dedek Aki Takajo juga jangan lupa (ngapain belajar huruf kalo gak belajar bahasanya). Kalo kanji sih, ya sambil jalan aja. Buat tiket, karena kemarin saya nginceng ada yg $ 100 pulang pergi pake AA, ya nabungnya minimal segitu lah.

Yah semoga bisa kesampaian, kalo autumn gak berhasil, spring 2013 juga boleh deh. Kalo ada yg minat juga bekpekeran ke Land of the Rising Sun dan mau barengan sekalian, tinggalkan komen ajah. Dan untuk sementara, apabila anda pengen merasakan suasana yg mirip subtropical forest di Indonesia, terutama di Jogja, bisa dicoba nge trail ke Goa Jepang Kaliurang dulu. hahahahaha. Soalnya sudah saya buktikan dan feel nya hampir krasa kayak di negara 4 musim.

Yoroshiku!

Filed under Jalan-Jalan, My dream
Apr 17, 2012

Kecepatan Putaran Kebaca, Tapi

3 Comments

Jadi gini, sebenarnya di TA saya itu ada pengukuran kecepatan motor juga. Nah untuk menghitung berapa kali motor berputar dalam satu menit, saya menggunakan sensor proximity. Kali ini sensor yg saya pakai yaitu magnetic proximity sensor Autonics PR12-4DN, jadi sensor ini akan mendeteksi kalo ada unsur logam yg mendekat sampai 4 mm dari ujung si sensor.

Lalu untuk menginterface si sensor ke PLC, digunakan pulse meter Autonics MP5W. Wah ini kok jadi kayak iklan Autonics ya. Ya gimana lagi, bosnya sudah milih Autonics ya saya manut aja. hehehe. Jadi si pulse meter ini nanti akan mengukur frekuensi si sensor kena logam. Trus buat komunikasi antara pulse meter dan PLC? Eng ing eng! Modbus ASCII! Makanan apa lagi itu, apa bedanya sama Modbus RTU? Jawabannya ada disini http://www.simplymodbus.ca/ASCII.htm. Dan ini yg dikatakan mas Aidem96 di trit Belajar PLC/DCS/Scada,

pada dasar nya sama ajah, cuma metode function block nya berbeda dimana modbus ascii RTU

data pertama pada modbus ascii selalu “:” yang dirubah ke hexa menjadi 3A

modbus ascii mengunakan character dan bukan menggunakan bit
dimodbus ascii selalu diakhiri dengan CR/LF sebagai data end

kalo plc/dcs sekarang yang sudah punya function block
tinggal gunakan blok modbus ascii sajah

Secara teori, mungkin terlihat mudah, tinggal masukin addressnya aja ke fungsi READMODBUS di PLC, tapi…

Di datasheet sama sekali gak ada yg menyebutkan tentang functionnya! Trus cara ngirim datanya juga gak ada. Makanya selama lebih dari 2 minggu ini saya kembali dibuat bingung oleh temennya Modbus RTU ini yg juga pernah membuat saya meriang sebelumnya berkaitan sama parameter suhu.

Akhirnya kita pakai skenario B, jadi si sensor dipasang independen ke input PLC. Rencananya, RPM alias Rotate per minute atau berapa kali motor berputar dalam satu menit akan saya hitung dari counter. Soalnya secara prinsip si sensor emang udah digital, jadi kalo misalnya dia kena logam ya ngeluarin logika 1, kalo gak kena logam ya 0 gitu.

Tadi pagi saya ke BATAN lagi setelah absen seminggu. Disana ada Frengius yg sudah menyiapkan program buat ngounter berapa kali sensor terkontak. Tapi ternyata setelah saya coba, hasilnya nggilani banget. Masak untuk mengetahui nilai RPM nya kita harus nunggu setiap 1 menit.

Akhirnya si Frengius ada ide, gimana kalo fitur pulse measurement di PLC dimanfaatin saja, akhirnya saya buka example dan disitu sudah ada contoh programnya, jadi ada fungsi PULSEFREQUENCY, nah nantinya si frekuensi ini bisa dipake buat nyari RPM dengan rumus RPM = f x 60 yg artinya frekuensi selama 60 detik atau 1 menit ini akan menghasilkan RPM.

Dan taaaaraaaa, frekuensi nya berhasil terukur, RPM nya juga ikut tertampil. Ini emang baru awalnya, soalnya kita mensimulasikan perputaran motor ini dengan cara menarik dan mendorong si sensor secara cepat berulang2 ke permukaan alas solder. hahahaha

Nantinya masih ada masalah mounting ke as motornya dan instalasi secara keseluruhan, trus perlu dipikirin juga gimana agar si sensor tidak terpengaruh gelombang elektromagnetik di sekitarnya. Dan yg paling membuat kita dilema, bagaimana nasib si pulse meter seharga hampir Rp 1 juta itu. Apakah akan diloakkan, atau akan menjadi penghuni abadi lemari peralatan di Lab Proses Bahan. Soalnya dengan sensor langsung ke PLC, si pulse meter ini sama sekali gak bisa digunakan. Emang keluaran dari sensor ini gak bisa diparalel kayaknya, soalnya sumber VCC dan Ground dari sensor harus sama kayak penerimanya.

Hanya Allah yang tahu. Wallahualam.

Apr 16, 2012

Kompas Digital + Arduino + LCD

4 Comments

Setelah mengalami riset dan percobaan selama 3 bulan, akhirnya si kompas digital CMPS10 berhasil menunjukkan fungsinya. Cukup dicolok ke Arduino Uno, lalu ditampilin di LCD 16×2. Saya menggunakan template kode dari kang James Henderson di http://www.robot-electronics.co.uk/files/arduino_cmps10.ino. Saya mengubah kode untuk LCD nya dari LCD03 ke LCD 16×2 biasa. Disini ada beberapa mode, si kompas bisa menunjukkan arahnya berapa derajat gitu, bisa menunjukkan pitch dan rollnya juga. Saya menambahkan pembagian 8 arah mata anginnya juga. Hardware dirangkai oleh mas Muhammad Faqih Ulum.

/****************************************************************
*                  Arduino CMPS10 example code                  *
*                    CMPS10 running I2C mode                    *
*                    by James Henderson, 2012                   *
*      modified by M. Faqih Ulum and Talking Compass Team       *
*****************************************************************/

// Originally, this program is made with LCD03 display. But we only have LCD 16×2, so we modified it a little.

#include <Wire.h>
#include <LiquidCrystal.h>
#define ADDRESS 0x60                                          // Defines address of CMPS10

LiquidCrystal lcd = LiquidCrystal (7, 8, 9, 10, 11, 12);

void setup(){
Wire.begin();                                               // Conects I2C
lcd.begin(16, 2);
}

void loop(){
byte highByte, lowByte, fine;              // highByte and lowByte store high and low bytes of the bearing and fine stores decimal place of bearing
char pitch, roll;                          // Stores pitch and roll values of CMPS10, chars are used because they support signed value
int bearing;                               // Stores full bearing

Wire.beginTransmission(ADDRESS);           //starts communication with CMPS10
Wire.write(2);                             //Sends the register we wish to start reading from
Wire.endTransmission();

Wire.requestFrom(ADDRESS, 4);              // Request 4 bytes from CMPS10
while(Wire.available() < 4);               // Wait for bytes to become available
highByte = Wire.read();
lowByte = Wire.read();
pitch = Wire.read();
roll = Wire.read();

bearing = ((highByte<<8)+lowByte)/10;      // Calculate full bearing
fine = ((highByte<<8)+lowByte)%10;         // Calculate decimal place of bearing

display_data(bearing, fine, pitch, roll);  // Display data to the LCD

delay(100);
}

void display_data(int b, int f, int p, int r){  // pitch and roll (p, r) are recieved as ints instead oif bytes so that they will display corectly as signed values.

char a1[15] = “Utara”;
char a2[15] = “Timur laut”;
char a3[15] = “Timur”;
char a4[15] = “Tenggara”;
char a5[15] = “Selatan”;
char a6[15] = “Barat daya”;
char a7[15] = “Barat”;
char a8[15] = “Barat laut”;

//lcd.setCursor(0, 0);                             // Set the LCD cursor position
//lcd.print(“CMPS10 : “);
//lcd.print(soft_ver());                       // Display software version of the CMPS10
delay(5);                                    // Delay to allow LCD to proscess data

//    lcd.setCursor(0, 1);
//    lcd.print(“Angle = “);                      // Display the full bearing and fine bearing seperated by a decimal poin on the LCD, if you want to display it, jus remove the comment mark
//    lcd.print(b);
//    lcd.print(“.”);
//    lcd.print(f);

lcd.setCursor(0, 1);
//lcd.print(“Arah “);                          // Display the direction
lcd.clear();

if ((b >= 338) || (b <= 22))
{
lcd.print(a1);
}
else if ((b >= 23) && (b <= 67))
{
lcd.print(a2);
}

else if ((b >= 68) && (b <= 112))
{
lcd.print(a3);
}

else if ((b >= 113) && (b <= 157))
{
lcd.print(a4);
}

else if ((b >= 158) && (b <= 202))
{
lcd.print(a5);
}

else if ((b >= 203) && (b <= 247))
{
lcd.print(a6);
}

else if ((b >= 248) && (b <= 292))
{
lcd.print(a7);
}

else if ((b >= 293) && (b <= 337))
{
lcd.print(a8);
}

delay(5);

//  lcd.setCursor(10, 1);                         // Display the Pitch value to the LCD, if you want to diplay it, just remove the comment mark
//  lcd.write(41);
//  lcd.print(“Pitch = “);
//  lcd.print(p);
//  lcd.print(” “);

//  delay(5);

//  lcd.setCursor(14, 1);                         // Display the roll value to the LCD, if you want to diplay it, just remove the comment mark
//  lcd.write(61);
//  lcd.print(“Roll = “);
//  lcd.print(r);
//  lcd.print(” “);
}

int soft_ver(){
int data;                                    // Software version of  CMPS10 is read into data and then returned

Wire.beginTransmission(ADDRESS);
// Values of 0 being sent with write need to be masked as a byte so they are not misinterpreted as NULL this is a bug in arduino 1.0
Wire.write((byte)0);                          // Sends the register we wish to start reading from
Wire.endTransmission();

Wire.requestFrom(ADDRESS, 1);               // Request byte from CMPS10
while(Wire.available() < 1);
data = Wire.read();

return(data);
}

Untuk wiringnya, bisa lihat di http://www.robot-electronics.co.uk/htm/arduino_examples.htm#Tilt%20Compensated%20Magnetic%20Compass untuk CMPS10 ke Arduino dan http://www.ladyada.net/learn/lcd/index.html untuk Arduino ke LCD. Selamat mencoba!

Apr 14, 2012