Bacalah

Learning is forever

RSS Feed

Going where this year?

Monthly Archives: July 2014

Mendukung Israel?

0 Comments

Sebelumnya, yang membaca post ini mohon membacanya sampai bawah. Biar gak ada yang missed dari pesan yang mau tak sampaikan.

12 Juni 2014, 3 remaja dari pemukiman Israel di Tepi Barat hilang. Pemerintah Israel secara langsung menyalahkan Hamas. Israel Defense Forces melancarkan Operation Brother’s Keeper, menculik 350 orang, dan membunuh 5 orang Palestina, walopun sama sekali gak ada bukti bahwa Hamas atau orang Palestina pelakunya. 30 Juni, jenazah ketiga remaja ditemukan, Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu, berjanji akan menuntut balas kepada pelakunya.

8 Juli, Operation Protective Edge dimulai dengan serangan angkatan udara Israel ke Gaza, dengan tujuan menghancurkan basis Hamas disana. Sampai saat saya nulis post ini, sudah 167 warga Gaza yang meninggal, 1120 luka-luka, nyaris semuanya warga sipil, sebagian anak-anak dan wanita. Hamas membalas, dengan tembakan roket ke wilayah pendudukan Israel, karena tidak adanya senjata lain yang bisa dipakai untuk melawan. 20 warga Israel luka-luka.

Selama ini, media-media di Indonesia selalu konsisten mengeluarkan berita-berita yang mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina. Dan rakyat Indonesia selama ini juga mendukung penuh Palestina. Tapi di serangan ke Gaza kali ini, dengan boomingnya social media, dan akses ke media internasional, publik di Indonesia disuguhkan dengan berita-berita yang mendukung operasi militer Israel, serta memojokkan Hamas dan rakyat palestina. Dan akibatnya yang saya tidak habis pikir, banyak sekali orang Indonesia terutama anak mudanya, yang mengamini serangan udara Israel, serta mengutuk Hamas serta rakyat Palestina.

Kebanyakan post, foto, meme, atau kartun yang beredar di social media yang saya pakai, menggambarkan Hamas sebagai teroris. Hamas memang dianggap sebagai teroris oleh beberapa negara barat. Berita mengenai penderitaan rakyat Palestina dianggap overrated. Serangan udara Israel hanyalah usaha membela diri. Orang Israel berhak menduduki wilayah-wilayah Palestina. Serta banyak yang menyinyir dan mengejek dukungan orang Indonesia untuk Palestina. Mereka bilang, yang secara kasarannya, bantuan ke Palestina tidak perlu. Banyak argumen-argumen yang dipakai oleh mereka, bisa digoogling atau diamati sendiri di social media masing-masing.

Pemerintah Israel mempunyai program pengembalian orang Yahudi ke Israel. Program ini dinamakan sebagai Aliyah. Setiap tahunnya orang Yahudi dari seluruh penjuru dunia diundang untuk tinggal dan menetap di Israel. Namun tanah Israel sendiri sudah padat. Maka digerogotilah tanah Palestina di Tepi Barat secara perlahan-lahan dengan penggusuran, pendirian tembok pembatas, dan pendirian pemukiman-pemukiman, yang ilegal menurut hukum internasional. Hilangnya 3 remaja Israel, yang saya tulis di awal, adalah salah satu alasan Israel untuk menyerang Palestina. Israel perlu alasan baru tiap tahunnya untuk menggerogoti rakyat dan tanah Palestina. Bukan tidak mungkin, hilangnya remaja Israel ini, adalah skenario Israel sendiri, untuk mendapat alasan baru. Secara de facto, Palestina dalam keadaan dijajah Israel.

Perjuangan kemerdekaan melawan penjajahan, dimanapun, selalu dicitrakan buruk. Ketika Fretilin melakukan perang gerilya melawan TNI, semua orang Indonesia menyebutnya sebagai gerakan separatis dan harus ditumpas. Ketika Irish Republican Army berjuang melawan Inggris, semua negara Eropa menyebutnya sebagai teroris. Ketika Vietkong berjuang mengusir Amerika dan rezim bonekanya di Vietnam selatan, semua negara barat tutup mata terhadap kejahatan perang Amerika. Bahkan ketika negara kita sedang berjuang melawan pendudukan kembali Belanda pasca Jepang menyerah, TNI disebut sebagai rebel, pengacau, dan penjahat. Dan bahkan Amerika Serikat sendiri pernah melakukan perang kemerdekaan melawan Inggris.

Menurut saya, dukungan kepada Israel dari orang Indonesia, adalah tindakan paling memalukan dalam konteks hubungan internasional. Hubungan Indonesia dan rakyat Palestina sudah ada sejak masa perang kemerdekaan Indonesia. Bantuan Indonesia untuk Palestina pun sudah berlangsung sejak lama, sebagian besar berupa bantuan kemanusiaan. Ketika ada bencana alam besar di Indonesia, rakyat Palestina pun juga membalas.

Kemerdekaan adalah hak segala bangsa. Itulah yang tertulis dalam pembukaan Undang-Undang Dasar Indonesia. Rakyat Palestina berhak merdeka, rakyat Palestina berhak berjuang untuk merdeka, rakyat Palestina berhak melawan penjajah yang menggusur tanahnya di Tepi Barat sungai Jordan. Penjajah yang memaksa rakyat Palestina untuk mengungsi keluar. Penjajah yang kemudian mendirikan pemukiman, di tanah rakyat Palestina yang terusir. Penjajah yang mendirikan tembok blokade yang lebih tinggi dari tembok Berlin. Penjajah yang secara reguler melakukan serangan darat dan udara tiap tahunnya dengan berbagai alasan

Bantuan kepada rakyat Palestina dari rakyat Indonesia, tidak boleh berhenti, sampai Palestina merdeka. Mohon maaf apabila judul tulisan ini agak provokatif, cuma buat menarik orang-orang Indonesia saking sintingnya mendukung Israel tanpa tahu kenapa rakyat Palestina berjuang agar merdeka.

Filed under Uncategorized
Jul 13, 2014